Syafri Andi, S.Pd., M.Pd
Bergabung sejak 19 Feb 2026
Lahir di Lubuk Ambacang dan merupakan anak pertama dari dua bersaudara, dari pasangan ayah Milus dan ibu Rhamadaini. Sejak kecil, ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang menanamkan nilai religiusitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab, yang menjadi fondasi penting dalam perjalanan akademik dan sosialnya hingga saat ini. Pendidikan formal ditempuh mulai dari Sekolah Dasar Negeri 005 Sungai Alah dan diselesaikan pada tahun 2010. Pendidikan menengah pertama dilanjutkan di SMP Negeri 1 Hulu Kuantan dan lulus pada tahun 2013. Selanjutnya, ia menempuh pendidikan menengah atas di Madrasah Aliyah Swasta Pondok Pesantren Nurul dengan jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial dan lulus pada tahun 2016. Pengalaman belajar di lingkungan pesantren memberikan penguatan pada aspek keilmuan keislaman, pembentukan karakter religius, serta kedisiplinan akademik. Pada jenjang pendidikan tinggi, Safry Andi menyelesaikan studi Strata Satu (S-1) pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS) dan memperoleh gelar sarjana pada tahun 2021. Minat akademiknya berfokus pada kajian pendidikan agama Islam, pembentukan karakter religius, serta praktik pendidikan Islam di lembaga sosial dan keagamaan. Ketertarikan tersebut mendorongnya untuk melanjutkan studi ke jenjang Strata Dua (S-2) sebagai bentuk penguatan kapasitas akademik dan profesional di bidang pendidikan Islam. Selain aktivitas akademik, Safry Andi aktif dalam kegiatan keilmuan dan pengkaderan organisasi. Ia kerap dipercaya sebagai pemateri dalam berbagai forum pelatihan dan kaderisasi, antara lain Pelatihan Kader Taruna Melati (PKTM) dan Darul Arqam Dasar (DAD) pada tingkat pelajar dan mahasiswa. Keterlibatan ini memperkaya perspektif akademiknya, khususnya dalam memahami dinamika pendidikan, pembinaan karakter, dan pengembangan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai Islam. Dalam mendukung aktivitas akademik dan profesional, Safry Andi memiliki keahlian di bidang desain grafis, jurnalistik, dan public speaking. Keahlian tersebut digunakan sebagai sarana pendukung dalam kegiatan ilmiah, dakwah, serta penyebarluasan gagasan pendidikan Islam yang konstruktif dan berorientasi pada pengabdian masyarakat. Dalam kehidupan pribadi, Safry Andi telah berkeluarga dan menikah dengan Maidini Tamara. Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai satu orang anak bernama Malik Muhitil Marifah. Kehidupan keluarga menjadi sumber motivasi utama dalam mengembangkan diri sebagai akademisi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemanfaatan ilmu pengetahuan bagi umat dan masyarakat.