Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial

Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial

UmriPress
ISBN 003
Dimensi 15.5 x 23 cm
Tebal 83 Hal
Terbit 12 December 2025
Coming Soon

Buku sedang dipersiapkan, pantau terus untuk harga dan jadwal rilis.

Buku belum tersedia untuk dibeli.

Tunggu informasi rilis resmi dari UMRI Press.

Perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Anak-anak generasi sekarang, yang dikenal sebagai digital native, tumbuh bersama dengan perangkat digital seperti gawai, komputer, dan internet. Oleh karena itu, sekolah dasar tidak hanya berperan dalam membekali peserta didik dengan kemampuan literasi baca-tulis dan berhitung, tetapi juga literasi digital, salah satunya melalui koding (coding) dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).

Koding tidak hanya mengajarkan cara menulis perintah kepada komputer, tetapi juga melatih keterampilan berpikir logis, sistematis, dan kreatif. Sementara itu, kecerdasan artifisial merupakan teknologi masa depan yang sudah mulai banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti asisten virtual, rekomendasi video, hingga sistem pengenalan wajah. Dengan demikian, pengenalan dasar-dasar koding dan kecerdasan artifisial sejak sekolah dasar menjadi sangat penting agar anak-anak mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan siap menghadapi tantangan di era digital.

Perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Anak-anak generasi sekarang, yang dikenal sebagai digital native, tumbuh bersama dengan perangkat digital seperti gawai, komputer, dan internet. Oleh karena itu, sekolah dasar tidak hanya berperan dalam membekali peserta didik dengan kemampuan literasi baca-tulis dan berhitung, tetapi juga literasi digital, salah satunya melalui koding (coding) dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).

Koding tidak hanya mengajarkan cara menulis perintah kepada komputer, tetapi juga melatih keterampilan berpikir logis, sistematis, dan kreatif. Sementara itu, kecerdasan artifisial merupakan teknologi masa depan yang sudah mulai banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti asisten virtual, rekomendasi video, hingga sistem pengenalan wajah. Dengan demikian, pengenalan dasar-dasar koding dan kecerdasan artifisial sejak sekolah dasar menjadi sangat penting agar anak-anak mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan siap menghadapi tantangan di era digital.

Bab 1 Pendahuluan 5

1.1 Latar Belakang 5

1.2 Pentingnya Literasi Digital 5

1.3 Peran Guru dalam Pendidikan Koding dan Kecerdasan Artifisial 7

1.4 Tujuan dan Manfaat Buku 8

Bab 2 Dasar-Dasar Koding 10

2.1 Apa itu Koding? 10

2.2 Metode Koding untuk Siswa 11

2.3 Bahasa Pemrograman yang Ramah Anak 13

2.4 Konsep Berpikir Komputasional (Computational Thinking). 16

2.5 Masukan (Input), Proses, dan Luaran (Output) 18

2.6 Variabel 20

2.7 Alur Logika: Sekuensial, Percabangan, dan Perulangan 22

2.7.1 Sekuensial (Urutan Instruksi) 22

2.7.2 Percabangan (Decision / Kondisional) 23

2.7.3 Perulangan (Looping) 23

Bab 3 Pengenalan Kecerdasan Artifisial (AI) 25

3.1 Apa itu Kecerdasan Artifisial? 25

3.2 Karakteristik Kecerdasan Artifisial 26

3.3 Contoh Penerapan Kecerdasan Artifisial di Kehidupan Sehari-hari 28

3.4 Kecerdasan Artifisial untuk Anak: Bagaimana Menjelaskannya Secara Sederhana 29

3.5 Potensi Kecerdasan Artifisial dalam Dunia Pendidikan 31

3.6 Etika Kecerdasan Artifisial 32

3.7 Mengapa Etika kecerdasan artifisial Penting? 33

3.8 Prinsip-Prinsip Dasar Etika kecerdasan artifisial 33

3.9 Tantangan dalam Etika kecerdasan artifisial 34

3.10 Etika kecerdasan artifisial dalam Kehidupan Sehari-hari 35

3.11 Menuju Penggunaan kecerdasan artifisial yang Etis 35

Bab 4 Strategi Mengajar Koding 36

4.1 Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek 44

4.2 Metode Belajar Sambil Bermain 45

4.3 Mendorong Kreativitas dan Problem Solving 47

Bab 5 Scratch untuk Pembelajaran Koding 55

5.1 Pengantar 55

5.2 Berkenalan Lebih Jauh Dengan Scratch 55

5.3 Dasar Penggunaan Scratch 56

5.3.1 Membuka dan Mengakses Scratch 57

5.3.2 Mengenal Area Kerja Scratch 61

5.3.3 Menambahkan dan Mengatur Sprite dan Backdrop 61

5.3.4 Menyimpan dan Membagikan Proyek 63

5.4 Blok Instruksi Dasar Scratch 64

5.4.1 Motion (Gerakan) → Menggerakkan Sprite 64

5.4.2 Looks (Tampilan) → Mengubah Ekspresi/Warana/Ucapan 65

5.4.3 Sound (Suara) → Menambahkan Efek Suara atau Musik 66

5.4.4 Events (Peristiwa) → Memulai Perintah 66

5.4.5 5. Control (Kontrol) → Urutan, Percabangan, dan Perulangan 67

5.4.6 Sensing (Sensor) → Mendeteksi Kondisi 67

5.4.7 Operators (Operator) → Matematika dan Perbandingan 68

5.4.8 Variables (Variabel) → Menyimpan Data 69

5.5 Proyek Mini Scratch 69

5.5.1 Proyek 1: Animasi Sederhana (Karakter Berjalan dan Berhenti disuatu titik) 69

5.5.2 Proyek 2: Game Tebak Angka Ganjil atau Genap 71

5.5.3 Proyek 3: Cerita Interaktif dengan Lebih dari 1 Karakter 72

Komentar

Tulis Komentar

Komentar akan tampil setelah disetujui admin.

Belum ada komentar.

Detail Penulis

Doni Winarso, M.Kom

Doni Winarso, M.Kom

Seorang dosen dan Akademisi dari umri

Edo Arribe, S.Kom., MMSI

Edo Arribe, S.Kom., MMSI

Seorang akademisi, peneliti dan dosen dari UMRI